dia menangis

dia bahagia dihidupnya.hingga lupa.bagaimana rasanya menangis..

dia pun.melihat orang kesusahan.di jalanan.di posko bantuan.di pantai asuhan.dia tak menangis..dia berusaha jadi bagian seperti mereka.tanpa makanan.tanpa atap dan selimut.dihina.dicaci.diludahi.dia tak menangis…

ada pula dia meninggalkan keluarganya.hartanya,membuat yang mengasihinya menagis.tapi dia tak menagis..dia membakar kenangan kecilnya.menyiksa dirinya.dia tak menangis..

lalu dia meninggalkan teman-temanya.membuat mereka membencinya.merasakan kesendirian.dia tak menangis..dibunuhnya manusia.berbuatlah dosa.dia tak menangis..dia bertobat.mendekat padaNya.mendengar kisah-kisah sedih.dia tak menangis

dan dia merasakan cinta.dia tak menangis.dan dia meraksan sakit oleh cinta.dia tak menangis…

diantara kebingungannya.dia terduduk.sendiri.di sudut kamar.di kereta.di puncak bukit.di pantai.di keramaian kota..

di keramaian kota itu dia lelah.berdiri dan melihat dirinya di cermin besar depan sebuah bangunan megah.pantulannya terlihat jelas
dia menelanjangi dirinya.melihatnya lekat ke dalam dirinya.disentuhnya banyangannya.dirabanya seluruh tubuhnya.ketika tangannya sampai kedadanya..
dia berhenti dan melihat dirinya di cermin dengan lekat

dia melihat dirinya yang menyedihkan..
lalu
dia menangis
menangis sangat sedihnya hingga terjongkok menahan sakit di dirinya..
dia menyadari.
tangis itu dari nurani yang ada didalam dirinya.hatinya.perasaannya..bukan apa yang dia perbuat..

..dst

*buset.aku pengen nangis mbuat ini..(dan sejujurnya emang nangis,.hik)

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s